Recap dan Review Film Korea Miracle in Cell No. 7 – Part 2

oleh -973 views

Halo,,,ini adalah kelanjutan dari Review Film Korea Miracle in Cell No. 7. Part yang pertama bisa dilihat disini.

Review Film Korea Miracle in Cell No. 7

Yong-gu mendapatkan bantuan dari para teman satu sel nya untuk bertemu kembali dengan putrinya karena sudah menyelamatkan bos mereka dari seseorang yang mencoba menusuknya. Salah seorang teman satu sel menyelinapkan putrinya yang kebetulan sedang berada di penjara karena ada acara pelayanan kristen yang diselenggarakan oleh panti asuhan.

Awalnya mereka hanya berniat menyelinapkannya sebentar, namun teman satu sel Yong-gu yang bertugas membawa kembali putrinya keluar gagal karena bus panti asuhan sudah pergi terlebih dahulu, pada akhirnya putri yong-gu tinggal lebih lama lagi dalam sel penjara.

Mereka menjadi sebuah keluarga kecil, dengan semua teman satu selnya bertindak seperti paman baginya dan menyembunyikannya. Tetapi setelah beberapa hari, sandiwara mereka dalam menyembunyikan putri Yong-gu akhirnya terbongkar setelah ditemukan oleh kepala penjara JANG (Jung Jin-young).

Review Film Korea Miracle in Cell No. 7

Saat dibawa, Yong-gu terus merengek mengkhawatirkan putrinya, Ye-sung. Saat mendengar rengekannya, kepala penjara Jang membanting dan menendangnya karena menganggap Yong-gu bersalah dan bagaimana dia mengkhawatirkan anaknya tetapi sudah membunuh anak kecil.

Terjadi kebakaran dalam penjara akibat salah satu tahanan, setelahnya kerusuhan pun meletus. Pada kejadian ini, Yong-gu menyelamatkan kepala penjara Jang dari kebakaran. Jelas, Yong-gu tidak menyelamatkan orang dengan niat lain selain menyelamatkan mereka, dia tidak menyelamatkan seseorang dengan alasan tertentu. Yong-gu benar-benar memiliki hati yang sangat baik, bahkan dia bahkan tidak pernah menyakiti seekor lalat, apalagi manusia.

Kepala Penjara Jang mulai berubah dan menyadari bahwa Yong-gu tidak mungkin melakukan kejahatan yang dituduhkannya, dan berupaya untuk memberinya kesempatan bertarung di persidangan. Dia juga sangat tersentuh oleh hubungan antara Ye-sung dan ayahnya-terutama ketika Ye-sung melakukan mogok makan sebagai bentuk protes karena tidak diperbolehkan kembali mengunjungi ayahnya. Kepala sipir akhirnya memfasilitasi kunjungannya, pulang dari sekolah hanya untuk mengantarnya dengan ayah dan paman di penjara.

Baca Juga:  Recap dan Review Film Korea Miracle in Cell No. 7 - Part 1

Ye-sung kecil membawa kegembiraan ke dalam kehidupan mereka masing-masing dengan pengetahuan yang jauh melampaui usianya, dan dia pun melakukan hal baik seperti mengajari paman yang buta huruf untuk bagaimana cara membaca dan menyelundupkan ponsel sehingga Bong-shik dapat menelepon istrinya yang sedang hamil.

Review Film Korea Miracle in Cell No. 7

Mereka adalah keluarga yang sebenarnya, dan karena mereka adalah keluarga, ada saatnya semua paman bersatu membantu Yong-gu untuk persidangannya yang akan datang. Sejak Yong-gu dapat mengingat gambaran lengkap dari kejadian yang membuatnya dituduh sebagai pembunuh, mereka akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa gadis kecil yang dia tuduh membunuh hanya terpeleset di atas es dan kepalanya tertimpa batu.

Karena mereka tidak bisa menemani Yong-gu ke persidangannya, mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk melatihnya tentang apa yang harus dikatakan kepada hakim dan bagaimana menyatakan bahwa dia tidak bersalah. Mereka meminta dia menghafal sebuah pernyataan sebaik mungkin.

Apa yang mungkin menjadi aspek tersulit dari cerita untuk diterima adalah betapa kejamnya sistem itu terhadap Yong-gu. Kita sadar bahwa ini adalah masalah pribadi komisaris polisi, tetapi menjadi teramat sulit untuk tidak membencinya ketika dia menolak untuk mempertimbangkan keadaan Yong-gu dan hanya ingin dia dinyatakan bersalah bagaimanapun caranya.

Dan pada akhirnya, karena ancaman dan intimidasi dari polisi, dalam pengadilan Yong-gu terpaksa mengakui kejahatan yang tidak pernah dilakukannya.

Sekian Review Film Miracle in Cell No. 7 untuk part 2 ini. Memang terasa tanggung karena admin tidak melanjutkan sampai akhir film, admin memang sengaja melakukan hal tersebut agar para pembaca penasaran dan menonton film nya sendiri.